Fasilitasi pengembangan kearifan lokal di KBB harus di perlukan

Ngamprah, mediacompersada.com - Bandung Barat | Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat akan melakukan fasilitasi terhadap pengembangan kearifan lokal di Kabupaten Bandung Barat. Fasilitasi diberikan dalam upaya menguatkan kecintaan peserta didik terhadap budaya lokal yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat.

Salah satu langkah yang dilakukan melalui ranah pendidikan sebagai lembaga yang menempa para peserta didik. Harapan tersebut disampaikan Asep Dendih, Kepala Dinas Pendidikan dalam sambutannya di depan para peserta Penyusunan Kompetensi Dasar Muatan Lokal Pendidikan Dasar yang diselenggarakan di Hotel Narima Lembang, Kamis (02/12/21).

“Kami akan melakukan fasilitasi terhadap pengembangan kearifan lokal di Kabupaten Bandung Barat,” tutur Asep Dendih.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula bahwa penguatan budaya lokal menjadi satu media yang dapat menguatkan karakter seseorang. Melalui penguatan budaya lokal, dimungkinkan akan dapat berkontribusi terhadap kemampuan seseorang dalam menyikapi fenomena kehidupan kontekstual.

Penguatan karakter harus menjadi perhatian semua pihak karena semenjak pandemi Covid-19 disinyalir telah terjadi penurunan karakter pada beberapa peserta didik. Dalam pandemi Covid-19 penguatan karakter tidak banyak tersentuh oleh para guru karena keterbatasan yang terjadi. Karena itu, dalam kondisi saat ini dibutuhkan optimalisasi peran budaya lokal pada ranah pendidikan untuk lebih melakukan penguatan karakter.

“Penguatan karakter harus menjadi perhatian semua pihak karena semenjak pandemi Covid-19 terjadi penurunan karakter pada beberapa peserta didik,” tuturnya.

Pada kesempatan lain, Unang R. Hidayat, Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar mengungkapkan bahwa kegiatan pada seksi yang dipimpinnya merupakan upaya untuk lebih mengenalkan dan menguatkan materi kearifan lokal yang terdapat di Kabupaten Bandung Barat pada seluruh peserta didik.

Kegiatan yang mengusung tema keunggulan dan kearifan daerah, tembongkeun, ajarkan, igelkeun tersebut diikuti oleh elemen pendidikan dan kebudayaan yang ada di Bandung Barat. Dari pertemuan tersebut diharapkan melahirkan rekomendasi terkait dengan implementasi kearifan local.

“Kegiatan yang dilaksanakan merupakan upaya untuk lebih mengenalkan dan menguatkan materi kearifan lokal pada seluruh peserta didik,” ungkap Unang R. Hidayat saat dimintai keterangan terkait dengan kegiatan yang diselenggarakannya.


Narasumber Pewarta : DasARSS IiNews Jabar. Editor Red : GG

Posting Komentar untuk "Fasilitasi pengembangan kearifan lokal di KBB harus di perlukan"

Notification