Anggota DPRD KBB dari Fraksi Golkar, Dadan Supardan rela gajinya dipotong ketimbang gaji ribuan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkungan Pemda KBB

NGAMPRAH – mediacompersada.com - Anggota DPRD KBB dari Fraksi Golkar, Dadan Supardan rela gajinya dipotong ketimbang gaji ribuan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkungan Pemda KBB yang mesti dipotong.

“Kebijakan itu mesti dikaji kembali jangan TKK menjadi korban, yang mesti dikurangi biaya tukin, rapat, kunjungan, pengadaan kebutuhan kantor yang tidak penting jika perlu gaji anggota dewan dikurangi,” kata Ketua DPD Partai Golkar KBB kepada Ragam Daerah, Kamis (3/2/2022).


Dadan minta Plt Bupati Bandung Barat untuk menunda pemotongan gaji TKK tersebut. “Saya berharap ditunda. Gaji TKK tidak seberapa,” sebutnya.


Soal pengurangan TKK, Dadan minta jangan keseluruhan tapi dikaji berdasarkan kinerja. “Lebih baik ditambah reward di lihat dari kinerjanya,” ungkapnya.


Seperti diketahui, sejak Januari 2022, Pemkab Bandung Barat menetapkan kontrak Perangkat Kerja dengan TKK hanya berlaku enam bulan saja, terhitung Januari-Juni 2022.


Selain itu, honorarium mereka dipotong sebesar Rp1 juta/bulannya, sesuai dengan jenjang akademisi masing-masing.


Dalam Surat Edaran tersebut, ditetapkan jumlah honorarium non PNS S 2/ Dokter Spesialis semula Rp3.500.000/ bulan, kini jadi Rp3.000.000. Honorarium untuk lulusan D3/ S1 semula Rp3.250.000/ bulan jadi Rp2.250.000/ bulan. Sedangkan mereka yang berpendidikan SMA/ SMK semula Rp3.000.000/ bulan jadi Rp2.000.000.


Editor Redaksi : GG

Posting Komentar untuk "Anggota DPRD KBB dari Fraksi Golkar, Dadan Supardan rela gajinya dipotong ketimbang gaji ribuan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkungan Pemda KBB"

Notification